Categories: News

Keseriusan Presiden Habibie Menyelesaikan Pelanggaran HAM di Aceh

ACEH UTARA| Almarhum Presiden BJ Habibie memiliki perhatian khusus untuk masyarakat Aceh. Salah satunya, presiden ketiga Republik Indonesia itu pernah menyekolahkan seorang anak korban operasi Daerah Operasi Militer (DOM),  M Yusuf, asal Desa Trieng Pantang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

“Habibie itu bapak hak azasi manusia di Aceh. Beliau membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) pusat dan daerah untuk kasus pelanggaran hak azasi manusia selama DOM di Aceh,” kata Mantan Wakil Ketua TPF Aceh Utara, Yusuf Ismail Pase, Sabtu (14/9/2019).

Saat itu, sebagai presiden, Habibie sangat konsen menangani masalah HAM. Habibie pula yang mengangkat ribuan korban DOM Aceh menjadi pegawai negeri.

“Selain itu, Habibie memerintahkan Kemenkum HAM untuk membongkar kuburan massal korban DOM di Desa Buket Sentang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Beliau sangat serius soal pelanggaran HAM. Maka terungkaplah pelanggaran HAM selama operasi DOM di Aceh,” katanya.

Sekolahkan Yusuf

M Yusuf Pase, menyebutkan seorang anak korban DOM, M Yusuf, menceritakan pembunuhan terhadap ayahnya dengan cara kulit kepalanya dikelupas. Cerita itu disampaikan Yusuf di depan TPF di gedung DPRD Aceh Utara medio 1998.

“Lalu TPF pusat melaporkan kisah pilu itu pada Pak Habibie. Beliau langsung memerintahkan jemput M Yusuf untuk disekolahkan. Beliau tanggung biaya sekolahnya dari umur 12 tahun sampai selesai S1,” terang Yusuf Pase.

Jasa Habibie untuk Aceh itu tercatat jelas dan harus dikenang sepanjang sejarah Provinsi Aceh. “Beliau satu-satunya presiden yang sangat memperhatikan kepentingan masyarakat Aceh, dan penyelesaian kasus HAM di Aceh. Padahal masa jabatan beliau sebentar saja,” pungkasnya.

Bacharuddin Jusuf Habibie telah dimakan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis (12/9/2019). Dia dimakamkan di samping makam mendiang sang istri, Hasri Ainun Habibie. Habibie mengembus napas terakhir pukul 18.03 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Selatan pada Rabu (11/9/2019).
|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

11 hours ago

Koalisi Pemuda Aceh: Narasi Liar Terpa Bupati Aceh Timur Setelah Tuai Pujian Tangani Banjir, Berbau Politis

ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…

11 hours ago

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

21 hours ago

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…

1 day ago

Bupati Aceh Utara : Data Ulang Masyarakat Miskin, Agar JKA Tepat Sasaran

LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, meminta agar…

1 day ago

BNPB Beberkan Kendala Pembangunan Huntara Penyintas Banjir Aceh Timur

IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku kompleksitas masalah lapangan membuat pembangunan hunian…

2 days ago

This website uses cookies.