Categories: News

Dibangun 2017, Akhirnya Museum Samudera Pasai Diresmikan

ACEH UTARA |Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib resmi membuka museum pertama di dunia yang berisi peninggalan sejarah Kerajaan Samudera Pasai, di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Selasa (9/7/2019). Museum ini pertama di Asia Tenggara yang berisi 250 koleksi benda bersejarah dari Kerajaan Samudera Pasai. Koleksi itu berasal dari abad 13, 15 dan abad 18.

Museum yag diberinama Samudera Pasai itu dibangun dengan menghabiskan dana senilai Rp 5 miliar. “Ini peninggalan sejarah yang harus dilestarikan. Saya harap ini dirawat dengan baik, agar anak cucu kita tau sejarah nenek moyangnya,” sebut pria yang akrab disapa Cek Mad ini.

Museum itu sambung Cek Mad dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Aceh Utara. Dia dinas menyiapkan bus untuk para wisatawan atau peneliti sejarah yang akan mengunjungi museum itu.

“Satu hari saya ketemu dengan peneliti sejarah di Hotel Lido Graha Lhokseumawe. Mereka mau datang ke kawasan peninggalan kerajaan Samudera Pasai ini, tapi tidak ada bus yang tersedia. Mereka jadi mikir-mikir juga datang ke mari, karena butuh waktu 20 menit dari Lhokseumawe ke lokasi,” katanya.

Agar memudahkan akses, maka dinas harus menyediakan bus. Sehingga museum itu ramai pengunjung. “Anak cucu kita akan bangga melihat kejayaan nenek moyangnya tempo dulu,” terangnya.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, Saifullah menyebutkan museum itu akan dijadikan sarana edukasi buat anak sekolah di kabupaten itu.

“Bangunan ini sudah lama dibangun, namun baru hari ini diresmikan, karena masih banyak yang harus di benah, seperti koleksi dan lingkungan. Untuk akses jalan kita butuh dana Rp 5 miliar lagi, agar diaspal dengan bagus,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, museum ini selesai dibangun tahun 2017 dan baru diresmikan tahun ini. |KC

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Viral, Jembatan Bolong Menuju SD Pedalaman Aceh Utara Membahayakan Murid

LHOKSUKON- Sebuah video berisi keluhan guru tentang jembatan sepanjang tujuh meter di Desa Riseh Tunong,…

13 hours ago

Puluhan Mahasiswa Demo Walikota Lhokseumawe, Tuntut Jadup hingga Pembayaran Gaji PPPK

LHOKSEUMAWE| Puluhan mahasiswa dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mendemo Wali Kota…

13 hours ago

Pupuk Indonesia Dukung Percepatan Swasembada Bawang Putih

Jakarta– PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional melalui penyediaan pupuk yang…

18 hours ago

BMKG Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada Angin Kencang

LHOKSUKON Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melansir sejumlah bangunan rusak…

1 day ago

Dosen Unimal Gelar Green Disaster Literacy untuk Perkuat Kepedulian Lingkungan Siswa SMPN 8 Lhokseumawe

Lhokseumawe — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar kegiatan bertema “Green Disaster…

1 day ago

Dana IndonesiaRaya Dorong Ekonomi Daerah Lewat Budaya

BANDA ACEH - Minat pelaku budaya untuk mengakses Dana IndonesiaRaya terus membeludak. Pendanaan ini tak…

2 days ago

This website uses cookies.