Categories: News

Pemudik, Waspadai Titik Rawan Kriminal di Lintas Aceh-Medan

ACEH UTARA | Polres Aceh Utara memetakan tiga titik lokasi rawan kecelakaan dan dua titik lokasi rawan kejahatan jalanan di sepanjang lintas mudik Aceh-Medan dalam kabupaten tersebut. Ketiga titik rawan kecelakaan lalu lintas itu berada di Desa Alue Bilie Kecamatan Baktiya, Desa Bintang Hu Kecamatan Lhoksukon, dan Desa Ceubrek Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara.

Sedangkan untuk lokasi rawan kejahatan jalanan seperti begal dan lain sebagainya berpotensi terjadi di Simpang Dama, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara.

Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas, Polres Aceh Utara, Iptu Sandy Titah Nugraha lewat sambungan telepon, Rabu (29/5/2019) menyebutkan polisi sudah memberi tanda pada titik rawan kecelakaan lalu lintas tersebut.

“Untuk itu kita imbau pemudik berhati-hati saat melintas di titik rawan kecelakaan lalu lintas itu,” sebut Iptu Sandy.

Sementara itu, Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian, sehari sebelumnya dalam upacara operasi ketupat menyebutkan, Polres Aceh Utara mendirikan dua pos lebaran di Terminal Lhoksukon, Aceh Utara dan Desa Panteu Breuh, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.

“Pemudik silakan menggunakan jasa polisi, meminta bantuan agar nyaman selama dalam perjalanan. Silakan singgah ke Polsek atau pos mudik yang telah disiapkan, polisi akan membantu apa pun yang dibutuhkan pemudik,” kata AKBP Ian.

Dia menyebutkan patroli juga ditingkatkan sepanjang jalur mudik. Tujuannya untuk mempersempit ruang gerak pelaku begal atau tindak pidana lainnya di sepanjang jalur mudik.

“Kami imbau pemudik benar-benar memanfaatkan pos mudik yang telah ditentukan, kita siap bantu apa saja buat kenyamanan pemudik,” pungkasnya.

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Riau dalam Menjaga Ketahanan Energi

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…

7 hours ago

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

This website uses cookies.