Categories: News

Ngerinya Peredaran Narkoba di Banda Aceh, 173 Bandar-Pemakai Ditangkap

BANDA ACEH | Peredaran narkoba di Banda Aceh makin mengerikan. Selama empat bulan, polisi membekuk 173 pengedar dan pengguna barang haram tersebut di ibu kota Provinsi Aceh.

“(Sebanyak) 173 orang yang kita tangkap itu terdiri atas 157 tersangka sabu dan 16 orang dijadikan tersangka terkait ganja,” kata Kasat Narkoba Polresta Banda Aceh AKP Budi Nasuha Waruwu kepada wartawan, Sabtu (18/5/2019).

Pengungkapan kasus tersebut selama Januari hingga 15 Mei 2019. Menurut Budi, kasus narkotika paling banyak yang diungkap pihaknya saat ini yaitu sabu-sabu dengan jumlah 108 kasus.

Namun barang bukti yang ditemukan dari para pengedar ini tidak dalam jumlah besar, yaitu 998,36 gram atau 1 kg. Rata-rata yang ditangkap, yaitu pengedar dan pemakai.

“Kasus peredaran narkoba di Banda Aceh meningkat, baru empat bulan saja kita sudah menangkap 173 orang. Kalau kami bagikan dalam empat bulan, berarti ada sekitar 40-50 orang per bulannya kami tangkap,” jelas Budi.

Budi menjelaskan, untuk kasus ganja pihaknya pernah menggagalkan pengiriman tanaman haram tersebut luar Aceh. Saat itu, tersangka mengirimkan ganja via Bandara Sultan Iskandar Muda.

Menurutnya, polisi akan terus berusaha mengedukasi masyarakat untuk menjauhi narkoba. Dia juga mengajak masyarakat untuk melapor jika mengetahui adanya peredaran narkoba baik ganja ataupun sabu di wilayahnya.

“Fenomena sabu-sabu ini sekarang sudah sampai ke desa. Kami meminta warga memberikan informasi kepada polisi agar kami cepat bertindak apabila adanya peredaran baru di tempat-tempat mereka,” beber Budi. |DTC

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Hadiri Khanduri Laot dan Santunan Anak Yatim, Bupati Al-Farlaky Ajak Sinergi Bangun Aceh Timur

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menghadiri kegiatan Khanduri Laot…

13 hours ago

Helikopter Water Bombing Padamkan Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara

LHOKSUKON- Helikopter water bombing akhirnya berhasil memadamkan api di tumpukan kayu sisa banjir Desa Babah…

1 day ago

Aceh Utara Usulkan 200 Formasi CPNS Tahun 2026

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak 200 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil…

2 days ago

Kontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

2 days ago

Bukti TJSL Berdampak Nyata dan Berkelanjutan: Rekind Raih 2 Penghargaan Top CSR Award 2026

JAKARTA | PT Rekayasa Indsutri (Rekind) memperoleh dua penghargaan di ajang Top CSR Awards 2026.…

2 days ago

Kebakaran Kayu Sisa Banjir Belum Dipadamkan, Warga Minta Diberi Alat Berat Agar Api Tidak Menyebar

LHOKSUKON– Memasuki hari ketiga, kebakaran kayu sisa banjir di Desa Babah Buloh, Kecamatan Sawang, Kabupaten…

2 days ago

This website uses cookies.