Categories: News

Keluarga Minta Pembunuh Istri dan 2 Anak Dihukum Mati

ACEH UTARA | Keluarga korban pembunuhan di Desa Ulee Madon, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara meminta polisi untuk menjerat pelaku pembunuhan AG, dengan hukuman mati.

 

Pasalnya, pelaku yang tega membunuh istri I (33) dan dua anak tirinya itu masing-masing inisial ZM (12) dan Y (1) pada 7 Mei 2019 dinilai perbuatan paling tercela.

 

“Saya minta korban dihukum mati. Tindakannya itu sungguh keterlaluan, dua anak kecil pun dibunuh. Mereka tak berdosa dan tak terlibat apa pun dengan AG,” kata paman korban, Muzakkir Zainal Abidin, Selasa (13/5/2019).

 

Dia mengaku sebelum kejadian korban dan pelaku sering bertengkar gara-gara harta, Bahkan, dirinya pernah diancam untuk dibunuh jika tak mau menandatangani surat tentang harta gono-gini antara I dengan suami pertamanya.

 

“Suami I itu abang saya. Jadi, pelaku datang mengancam membunuh saya jika tak mau menandatangani harta gono-gini antara I dan abang saya itu. Yang minta-minta itu ya AG,” katanya

 

Dia menyebutkan harta yang dimaksud berupa rumah dan toko. Rumah itu sebut Muzakkir diminta untuk ditempati anaknya dan jangan dijual. “Jadi saya berharap ini polisi mengganjar hukuman seberat-beratnya berupa hukuman mati,” katanya.

 

Sebelumnya Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang menyebutkan hukuman maksimal yang dijerat terhadap pelaku hukuman mati. “Maksimalnya hukuman mati,” pungkasnya. |KCM

 

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Riau dalam Menjaga Ketahanan Energi

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…

11 hours ago

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

4 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

5 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

5 days ago

This website uses cookies.