Categories: Uncategorized

Nova Iriansyah : Saya Minta Politeknik Ajarkan Enterpreneurship

BANDA ACEH | Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meminta Perguruan Tinggi vokasi yang ada di Aceh untuk ‘mencetak’ lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja. Permintaan itu disampaikan Nova saat menerima audiensi dari Politeknik seluruh Provinsi Aceh, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (8/1/2019).

Ada beberapa Perguruan Tinggi vokasi di Aceh di antaranya Politeknik Aceh, Politeknik Indonesia Venezuela, Politeknik Aceh Selatan, Politeknik Kutaraja dan Politeknik Negeri Lhokseumawe.

BACA JUGA : Plt Gubernur Tidak Hadir ke Sana, Tapi Bantuan Hadir…

“Kalau full of skill harus menyediakan lapangan kerja, saya cenderung ingin ada penciptaan lapangan kerja, karena ada investment dari Aceh sendiri. Saya minta politeknik juga mengajarkan enterpreneurship agar dapat menciptakan lapangan kerja bukan mencari lapangan kerja. Nanti anak seperti ini (mampu ciptakan lapangan kerja) yang akan saya rekrut untuk mengembangkan sumber daya di Aceh,” kata Nova.

Nova mengatakan, terkait pengembangan pendidikan vokasi di Aceh dukungannya jelas seperti yang tertuang dalam visi misi Irwandi-Nova. Meskipun demikian Pemerintah Aceh tidak dapat mencampuri secara langsung pendanaan  Perguruan Tinggi Negeri Politeknik di Aceh, sebab kewenangan terhadap Perguruan Tinggi diatur oleh Pemerintah Pusat berdasarkan undang-undang yang berlaku.

Oleh karena itu, agar pengembangan pendidikan vokasi tidak mangkrak, ia berharap pihak politeknik mampu berinovasi mencari berbagai sumber pendanaan selain dari APBA. Misalnya, menggunakan skema kerjasama dengan pihak swasta seperti yang telah dilakukan Rumah Sakit Umum Zainal Abidin.

Pada kesempatan itu, Nova mengimbau agar politeknik dapat memberikan masukan secara rutin kepada pihaknya. Kemudian ia mengajak semua pihakbekerja secara baik dan berintegritas serta loyal dalam membangun Aceh.

Sementara Perwakilan Politeknik seluruh Provinsi Aceh, Yuhanis Yunus memaparkan dalam memengembangkan suatu negara selain dari sumber daya alam, sumber daya manusia dari bakat dan skill sangatlah penting. Kemampuan tersebut, ujarnya, bisa diperoleh melalui pendidikan vokasi. Menurutnya, pendidikan vokasi berbeda dengan universitas karena 70 persen adalah praktik sementara teori hanya 30 persen.

“Kita berharap pendidikan vokasi dapat membantu kerja Pemerintah Aceh untuk periode 2017- 2022. Sampai dengan Februari 2018 Presiden masih sangat antusias membahas terkait pendidikan  vokasi. Pendidikan vokasi diharapkam mampu untuk menggerakkan beberapa
sektor motor ekonomi Indonesia. Di antaranya manufaktur, kesehatan, ekonomi digital, wisata,pekerja migran serta agribisnis,” ujar Yuhanis.

Meskipun demikian, dalam mengembangkan pendidikan vokasi di Aceh pihaknya kerap dihadapkan berbagai tantangan. Seperti terbenturnya dengan regulasi yang tidak memberikan wewenang kepada pemerintah daerah agar dapat terlibat langsung dalam pendanaan pengembangan Perguruan Tinggi Negeri vokasi di Aceh.

Yuhanis mengatakan, citra vokasi sebagai salah satu pendidikan unggulan dapat menjadi salah satu pendidikan untuk membangun  Aceh yang lebih baik. Selain itu, ia berharap mahasiswa lulusan pendidikan vokasi yang memiliki skill dapat memajukan Kawasan Industri Aceh di Ladong dan KEK di Lhokseumawe. |RIL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Lagi, Bupati Al-Farlaky Toreh Penghargaan ILMA 2026, Inovasi Fiskal dan Penanganan Bencana

Denpasar – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., terpilih sebagai salah satu penerima…

2 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Keandalan Operasional di Riau, Wakil Direktur Utama Tinjau Fuel Terminal Sei Siak

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat keandalan operasional dan…

2 hours ago

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan 1,81 Juta Ton Stok Pupuk Nasional

Jakarta,– PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan stok pupuk nasional sebanyak 1,81 juta ton dapat…

2 hours ago

Serapan TKD Bireuen Nol Persen, Anggaran Rp33,1 Miliar Belum Terealisasi

BANDA ACEH – Kabupaten Bireuen tercatat sebagai daerah dengan realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tambahan…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Tanggap Darurat Bencana, Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) tanggap darurat bencana banjir…

2 days ago

Respon Komplain Pelanggan , Bupati Al-Farlaky Panggil Direktur PDAM

Bentuk Tim Audit Benahi Layanan Air Bersih Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman…

2 days ago

This website uses cookies.